Fariz Salman Alfarisi

Laman

27/05/12

Nadzar


Dalil yang Menunjukkan Terlarangnya Memulai Bernadzar
Dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,
نَهَى النَّبِىُّ - صلى الله عليه وسلم - عَنِ النَّذْرِ قَالَ « إِنَّهُ لاَ يَرُدُّ شَيْئًا ، وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنَ الْبَخِيلِ »
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang untuk bernazar, beliau bersabda: ‘Nazar sama sekali tidak bisa menolak sesuatu. Nazar hanyalah dikeluarkan dari orang yang bakhil (pelit)’.” (HR. Bukhari no. 6693 dan Muslim no. 1639)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لاَ تَنْذُرُوا فَإِنَّ النَّذْرَ لاَ يُغْنِى مِنَ الْقَدَرِ شَيْئًا وَإِنَّمَا يُسْتَخْرَجُ بِهِ مِنَ الْبَخِيلِ
Janganlah bernazar. Karena nazar tidaklah bisa menolak takdir sedikit pun. Nazar hanyalah dikeluarkan dari orang yang pelit.” (HR. Muslim no. 1640)
Juga dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ النَّذْرَ لاَ يُقَرِّبُ مِنِ ابْنِ آدَمَ شَيْئًا لَمْ يَكُنِ اللَّهُ قَدَّرَهُ لَهُ وَلَكِنِ النَّذْرُ يُوَافِقُ الْقَدَرَ فَيُخْرَجُ بِذَلِكَ مِنَ الْبَخِيلِ مَا لَمْ يَكُنِ الْبَخِيلُ يُرِيدُ أَنْ يُخْرِجَ
Sungguh nazar tidaklah membuat dekat pada seseorang apa yang tidak Allah takdirkan. Hasil nazar itulah yang Allah takdirkan. Nazar hanyalah dikeluarkan oleh orang yang pelit. Orang yang bernazar tersebut mengeluarkan harta yang sebenarnya tidak ia inginkan untuk dikeluarkan. ” (HR. Bukhari no. 6694 dan Muslim no. 1640)
Hadits-hadits di atas menunjukkan bahwa nazar itu terlarang. Demikianlah pendapat jumhur (mayoritas ulama) yang memakruhkan bernazar. Akan tetapi, jika terlanjur mengucapkan, maka nazar tersebut tetap wajib ditunaikan.

26/05/12

Abu Bakar Ashshiddiq Kejujurannya Membuatnya Mulia



Rasulullah bersabda : “Sesungguhnya orang yang paling banyak memberikan perlindungan kepadaku dengan harta dan persahabatannya adalah Abu Bakar. Andaikan aku boleh mengambil seorang kekasih (dalam riwayat lain ada tambahan : “selain rabb-ku”), niscaya aku akan mengambil Abu Bakar sebagai kekasihku. Tetapi ini adalah persaudaraan dalam Islam. Tidak ada di dalam masjid sebuah pintu kecuali telah ditutup, melainkan hanya pintu Abu Bakar saja (yang masih terbuka).” (HR. Bukhari dan Muslim)

Diantara para shahabat Nabi shalallahu'alaihi wa sallam yang paling dicintai Rasulullah adalah Abu Bakar ash Shidiq seorang yang santun bertutur kata lembut dan mudah menangis dalam mengingat Allah -Allah Ridha pada beliau- dan beliau adalah salah satu shahabat yang dijamin masuk surga, maka sudah sepatutnya kita mencintai orang yang dicintai Allah dan Rasulnya dan Orang yang jelek rupa dan hati Syi'ah Rafidhah senantiasa mencaci beliau, memurtadkan beliau, dan menuduh beliau dengan tuduhan dusta namun tidak berpengaruh sedikitpun dari kemuliaan sesosok Abu Bakar ash Shidiq radhiyallahu 'anhu bahkan sebaliknya laknat bagi syi'ah lantaran menghina Shahabat Rasulullah yakni Abu Bakar ash shidiq dan lainya. selamat menyimak inilah sosok shahabat mulia Abu Bakar ash Shidiq -Allah Ridha padanya, dan Laknat Allah pada yang membencinya- :

25/05/12

Sesungguhnya Suamimu itu Surgamu dan Nerakamu ...

Dan di antara sifat istri sholihah adalah: Tidak mengurangi hak suami dan ... bersungguh-sungguh dalam melayani suami.
Sebagaimana ditampilkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh an-Nasai dalam as-Sunan al-Kubro dari Hushoin bin Mihron dari bibinya, bahwa ia mendatangi Nabi shollallohu alaihi wa sallam untuk suatu kebutuhan, setelah selesai urusannya Nabi bertanya: "apakah engkau memiliki suami?" si bibi menjawab: "ya", Nabi bertanya lagi: "bagaimana sikapmu engkau terhadapnya?", si bibi menjawab: "Aku berusaha keras untuk taat kepadanya, kecuali pada hal yang tidak aku mampui." Beliaupun bersabda:
انظري أين أنت منه, فإنه جنتك ونارك
"Lihatlah bagaimana engkau di sisinya, karena sesungguhnya suamimu itu surgamu dan nerakamu." [HR. An-Nasa'i dalam as-Sunan al-Kubro no. 8913 dan Ahmad no. 19003. Dishohihkan oleh al-Albani dalam ash-Shohihah no. 2612]

Lebih Baik Sederhana Dalam Sunnah Dari Bersungguh-sungguh Tapi Bid'ah


Oleh: asy-Syaikh Zakariyya bin Ghulam Qodir al-Bakistani hafidzohulloh
Dari 'Abdullah bin Mas'ud, bahwasanya ia berkata:
اقتصاد في سنة خير من اجتهاد في بدعة
"Sederhana dalam sunnah lebih baik dari bersungguh-sungguh dalam bid'ah." [HR. ad-Darimi (223), al-Lalika'i (1/55, 88) dan yang selainnya. Atsar ini shohih.]
Diriwayatkan dari Sa'id bin al-Musayyib, ia melihat seseorang sholat setelah fajar lebih dari 2 roka'at, ia memperbanyak pada sholat 2 roka'at itu rukuk dan sujud, maka ia (Sa'id) melarangnya.
Maka orang itu berkata: "Wahai Abu Muhammad, apakah Allah akan mengadzabku karena sholat?"
Ia menjawab: "Tidak, akan tetapi Allah akan mengadzabmu karena engkau menyelisihi sunnah."
[Diriwayatkan oleh Al-Khotib dalam al-Faqiih wal Mutafaqqih (1/147)]

[Download] Kalender 2012 Lengkap Dengan Libur Nasional, Cuti Bersama dan Penanggalan Hijriah 1433-1434 H


Di bawah ini ada kalender 2012 buatan zauji beserta penanggalan hijriyah 1433-1434 H lengkap dengan libur nasional & cuti bersama dengan ukuran gambar cukup untuk wallpaper desktop: 1280 x 800 pixels.
Dengan catatan bahwa penanggalan hijriyah dalam kalender ini hanya pendekatan saja berdasarkan Taqwim Ummul Quro, sehingga bisa saja terjadi ada perbedaan dengan penampakan hilal di Indonesia.
Silahkan di download (KLIK DULU KALENDER YANG DIPILIH AGAR GAMBARNYA FULL (TIDAK KECIL)>>>klik kanan di gambar > save link as)…

24/05/12

DILEMA PERNIKAHAN






Persoalan perkawinan adalah persoalan yang selalu aktual dan selalu menarik untuk dibicarakan, karena persoalan ini bukan hanya menyangkut tabiat dan hajat hidup manusia yang asasi saja tetapi juga menyentuh suatu lembaga yang luhur dan sentral yaitu rumah tangga. Luhur, karena lembaga ini merupakan benteng bagi pertahanan martabat manusia dan nilai-nilai ahlaq yang luhur dan sentral.
Karena lembaga itu memang merupakan pusat bagi lahir dan tumbuhnya Bani Adam, yang kelak memiliki peranan kunci dalam mewujudkan kedamaian dan kemakmuran di bumi ini. Menurut Islam Bani Adam lah yang memperoleh kehormatan untuk memikul amanah Ilahi sebagai khalifah di muka bumi, sebagaimana firman Allah Ta'ala.
"Artinya: Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat:" Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi ". Mereka berkata:" Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?. Allah berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui". (Al-Baqarah: 30).

Saat Galau, Bacalah Doa Ini Semoga Tenang dan Gembira


Oleh: Badrul Tamam

Al-Hamdulillah, segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.Shalawat dan salam semoga terlimpah kepada beliau Rasulillah Shallallahu 'alaihi wasallam , keluarga dan para sahabatnya.
Istilah galau sedang ngetren . Banyak dipakai dan digunakan, khususnya dikalangan ABG (remaja dan pelajar). Ada istilah SMS Galau, Status Galau, Pesan galau, kata-kata galau dan semisalnya. Intinya, menggambarkan kondisi perasaan atau pikiran yang tidak enak. Perasaan tidak menentu. Rasanya ada yang kurang. Ada yang tidak beres. Tidak jelas apa sebabnya.
Kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia edisi IV (2008) halaman 407, dikatakan "galau" itu berarti kacau (tentang pikiran); "bergalau" berarti (salah satu artinya) kacau tidak karuan (pikiran); dan "kegalauan" berarti sifat (kondisi hal) galau. Jika mengacu ke definisi ini, kondisi galau adalah saat pikiran sedang kacau tak keruan. Orang yang tengah galau pikirannya sedang kacau.
Hampir setiap orang pernah mengalami galau. Karena tabiat manusia sering berdosa. Dan dosa menjadi sesuatu yang tak bisa lepas dalam kehidupan manusia. berdosa juga menjadi tanda akan insaniyahnya. Karena setiap manusia pastilah berdosa sehingga dia harus menunduk dan merendahkan diri bertobat dan memohon ampunan kepada Tuhannya.
Berikut ini ini penawar yang diajarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam saat galau datang, kesedihan hinggap, perasaan tak menentu menyerang. Sangat mujarab dan ampuh dosa ini sebagaimana yang dikabarkan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam , " melainkan Allah akan menghilangkan kesedihan dan kegelisahan (kegundahan)-nya dan menggantikannya dengan kegembiraan . "

22/05/12

7 Kebiasaan Orang Yang Berdaya Ingat Kuat


1. Tidak mengonsumsi alkohol
Mereka dengan memori yang kuat ternyata jarang mengonsumsi minuman2 beralkohol, karena ternyata alkohol dapat merusak sistem saraf dan melemahkan kemampuan otak.

2. Menonton televisi tidak lebih dari satu jam setiap harinya.
Orang-orang berdaya ingat kuat jarang melihat tontonan2 yang tidak terlalu penting, kecuali tontonan yang sifatnya mengedukasi. Mereka lebih sering membaca ketimbang menonton.

3. Sering membaca Al-Qur'an
Dengan membaca  Al-Qur'an, otak akan dilatih berpikir dan meresapi apa yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur'an. Alur kisah dalam  Al-Qur'an  yang begitu luas akan membuat otak terus bekerja tapi dalam bentuk petualangan otak yang lebih menarik dan seru.

4. Selalu menyilang-nyilangkan dan menyambung-nyambungkan data.
Kemampuan otak akan terus meningkat ketika data yang masuk ke dalamnya terhubung satu sama lain. Dengan menghubung2kan seperti itu, sebuah data akan tersimpan dan tertanam dalam otak lebih kuat lagi. 

20/05/12

Keutamaan Dan Bentuk Majlis Dzikir


Oleh

Ustadz Abu Isma’il Muslim Atsari


Tidak diragukan bahwa dzikrullah (mengingat Allah) merupakan salah satu ibadah yang agung. Dengan dzikrullah seorang hamba mendekatkan diri kepada Rabb-nya, mengisi waktunya dan memanfaatkan nafas-nafasnya.

KEUTAMAAN MAJLIS DZIKIR
Demikian juga majlis dzikir, merupakan majlis yang sangat mulia di sisi Allah Ta’ala dan memiliki berbagai keutamaan yang agung. Diantaranya:

Pertama : Majlis dzikir adalah taman surga di dunia ini.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ 

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,”Jika kamu melewati taman-taman surga, maka singgahlah dengan senang.” Para sahabat bertanya,”Apakah taman-taman surga itu?” Beliau menjawab,”Halaqah-halaqah (kelompok-kelompok) dzikir.” [1]

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,”Barangsiapa ingin menempati taman-taman surga di dunia, hendaklah dia menempati majlis-majlis dzikir; karena ia adalah taman-taman surga.”[2]

Kedua : Majlis dzikir merupakan majlis malaikat. Juga menjadi penyebab turunnya ketenangan dan rahmat Allah. Allah membanggakannya kepada malaikat. Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersbada:

Canda Di Panggung Hiburan


Dengan dalih Islamisasi dan dakwah lewat media, akhir-akhir ini banyak bermunculan kesenian bernuasa Islam, hingga para pengamen jalananpun ikut-ikutan menyajikan lagu-lagu bernafaskan Islam. Bahkan dangdut, ketoprak dan wayang kulit bercorakkan Islam tumbuh subur dimana-mana, sampai pentas kesenian lawak yang berbau Islam pun merebak, hingga semakin sulit dibedakan antara kesenian Islam dengan kesenian jahiliyah.


Bagaimanakah tinjauan Islam dalam masalah ini? Benarkah mereka sedang memainkan peran Islam, atau justru sedang mempermainkan peranan Islam? Waspadalah, jangan gampang silau dan tertipu dengan segala pentas seni dan musik yang bernuansa religi atau bernafaskan Islam.

ADAKAH HIBURAN DAN KESENIAN DALAM ISLAM?
Jenuhnya suasana dan penatnya pikiran akibat dari kesibukan harian, telah memunculkan banyak gagasan untuk menghilangkannya, misalnya dengan menghadirkan hiburan. Maka didesainlah inovasi berbagai hiburan, mulai dari kelas bergensi hingga tingkat ecek-ecek. Bahkan peluang ini banyak dilirik para investor media, baik asing maupun lokal.

Tidak bisa ditampik, saat-saat tertentu hidup memang membutuhkan suasana rilek dan santai untuk mengendurkan urat saraf, memulihkan gairah dan semangat baru, mengusir gundah dan gelisah, menghasung kondisi penat dan letih, dan menghilangkan rasa pegal dan capek. Sehingga badan kembali segar, mental menjadi stabil, gairah kerja tumbuh lestari, dan produktifitas semakin meningkat, serta kehidupan manusia semakin maju dan sejahtera. Tetapi semuanya harus seirama dengan Islam dan dalam rangka beribadah kepada Allah, bukan hanya sekedar mencari kepuasan syahwat.

Mengimani Peristiwa Isra ' Mi'raj dan Sanggahan Terhadap yang Mengingakarinya




Salah satu prinsip aqidah dalam Islam adalah mengimani  peristiwa  Isra 'dan  Mi'raj yang  dialami Rasulullah  shallallahu 'alaihi wasallam .  Isra 'adalah perjalanan yang dilakukan Rasulullah  shallallahu 'alaihi wasallam  bersama Malaikat Jibril pada malam hari dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsha (Baitul Maqdis) di Palestina. Perjalanan sejauh ini ditempuh oleh beliau dengan mengendarai Buraq, sejenis hewan yang berwarna putih, panjang, ukurannya lebih besar dari keledai dan lebih kecil dari  baghl  (peranakan kuda dengan keledai). Dengan kekuasaan Allah  ta'ala , hewan ini mampu melangkahkan kakinya sejauh mata memandang.
Adapun mi'raj adalah peristiwa naiknya Rasulullah  shallallahu 'alaihi wasallam  dari bumi menuju Sidratul Muntaha, untuk kemudian bertemu dengan Allah Yang Maha Tinggi dan menerima kewajiban shalat lima waktu sehari semalam.
Sebagian orang beranggapan bahwa  peristiwa  Isra 'dan  Mi'raj  terjadi pada waktu  yang berbeda,  Isra 'pada satu malam tertentu, dan  Mi'raj  pada malam  yang  lain. Namun yang  benar adalah peristiwa  Isra 'dan  Mi'raj  ini terjadi pada satu malam  yang  sama.Demikian  yang  diungkapkan oleh Al-Imam Al-Baihaqi  rahimahullah . Keterangan beliau ini dikuatkan oleh Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah  dengan mengatakan: "Apa  yang diungkapkan oleh beliau (Al-Baihaqi) ini adalah  yang  benar, tidak ada sedikitpun keraguan padanya. "( Tafsir Ibnu Katsir ).

ISRA' MI'RAJ

Ahlus Sunnah mengimani bahwa Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah di-isra’-kan oleh Allah dari Makkah ke Baitul Maqdis lalu di-mi’raj-kan (naik) ke langit dengan ruh dan jasadnya dalam keadaan sadar [1] sampai ke langit yang ke tujuh, ke Sidratul Muntaha. Kemudian (beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam) memasuki Surga, melihat Neraka, melihat para Malaikat, mendengar pembicaraan Allah, bertemu dengan para Nabi, dan beliau mendapat perintah shalat yang lima waktu sehari semalam. Dan beliau kembali ke Makkah pada malam itu juga.[2]

Dari Anas bin Malik Radhiyallahu anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: “(Jibril) telah datang kepadaku bersama Buraq, yaitu hewan putih yang tinggi, lebih tinggi dari keledai dan lebih pendek dari kuda, yang dapat meletakkan kakinya (melangkah) sejauh pandangannya.” Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Maka aku menaikinya hingga sampailah aku di Baitul Maqdis, lalu aku turun dan mengikatnya dengan tali yang biasa dipakai oleh para Nabi.” Beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam berkata: “Kemudian aku masuk ke masjid al-Aqsha dan aku shalat dua raka’at di sana, lalu aku keluar. Kemudian Jibril Alaihissallam membawakan kepadaku satu wadah khamr dan satu gelas susu, maka aku memilih susu, lalu Jibril berkata kepadaku: ‘Engkau telah memilih fitrah (kesucian).’”

19/05/12

HADITS DHA'IF DAN MAUDHU DI BULAN RAJAB




Tidak terasa waktu yang berlalu kembali membawa kita semua pada satu bulan yang termasuk dalam bulan haram yaitu bulan rajab. Maka banyak sekali praktek-praktek yang dilakukan oleh sebagian besar kaum muslimin untuk memuliakan bulan ini yang pada hakikatnya banyak pula dari kaum muslimin tersebut hanya ikut-ikutan melakukan praktek tersebut tanpa mengetahui apa yang menjadi dasar dari amalannya tersebut.Disini akan saya kutipkan salah satu qaidah yang disepakati oleh para fuqaha bahwasanya " Setiap ibadah itu pada dasarnya adalah haram sampai ada dalil yang memerintahkannya ". Maka dalam artikel ini ana mencoba untuk menyampaikan sedikit dari apa yang telah saya baca tentang berbagai hadits yang dijadikan sebagian besar kaum muslimin sebagai cadangan untuk beribadah dibulan rajab beserta derajatnya
a. Hadits Pertama
Barangsiapa menghidupkan malam pertama bulan rajab, maka hatinya tidak akan mati ketika hati manusia mati, Allah akan menuangkan kebaikan dari pada kepalanya, dia akan keluar dari dosa-dosanya seperti hari dia dilahirkan oleh ibunya, dan dia akan memberi syafa'at untuk 70.000 orang yang berbuat kesalahan yang telah ditetapkan masuk neraka "

08/05/12

Ahmadiyyah

------------------------------------------------------------
        "Apa kata HAMKA mengenai Ahmadiyah dan yang sejenis"
------------------------------------------------------------
                              Sebuah kutipan dari buku HAMKA
                          untuk teman-teman hikmah@isnet.org
           yang dikutip oleh luknanto@yogya.wasantara.net.id
                                Yogyakarta, 08 Desember 1996
------------------------------------------------------------
 
Buku  Acuan:  HAMKA  (Hadji   'Abdulmalik   bin   Abdulkarim
Amrullah),   1956,   "Peladjaran   Agama   Islam,"  Penerbit
"Bulan-Bintang," Djakarta, Tjetakan Pertama.
 
Catatan   (luknanto@yogya.wasantara.net.id):    (1)    HAMKA
(almarhum)  adalah  salah  seorang  ulama  besar dan seorang
susatrawan besar Indonesia, (2) Saya gunakan  buku  di  atas
sebagai  acuan  karena  pengarangnya orang cukup kompeten di
bidang agama  Islam,  (3)  Mengapa  buku  sekuno  ini  (yang
diterbitkan  saat  saya  baru 

06/05/12

Fenomena Habib Diduga Cabul dari Majlis Nurul Musthofa


 

Pengantar Redaksi:
Tulisan berikut ini diambil seutuhnya dari nahimunkar.com dengan judul asli Fenomena Habib Diduga Cabul dari Majlis NM yang dipublikasikan pada hari Jum’at tanggal 10 Februari 2012. Untuk keperluan di blog ini, singkatan nama orang dan lembaga ditulis utuh, misalnya Hasan tidak disingkat menjadi Has atau Nurul Musthofa tidak disingkat menjadi Nur Mus.
Yayasan Nurul Musthofa
Yayasan Nurul Musthofa

Fenomena

Habib Diduga Cabul

Dari Majlis Nurul Musthofa

BARU-BARU ini media massa memberitakan tentang sosok habib muda berinisial HA yang dilaporkan melakukan perbuatan cabul terhadap sejumlah anak-anak usia belasan tahun. Secara lebih spesifik, Arrahmah.com edisi 08 Februari 2012 menurunkan berita itu dengan judul “Diduga Homoseks dan lakukan pencabulan, Habib H dilaporkan ke polisi”. Sedangkan yustisi.com  edisi 08 Februari 2012 mendeskripsikan habib H dengan uraian “berwajah ganteng dan sering kerahkan massa”.

Makna Allah menjadikan manusia sebagai khalifah di muka bumi


Allah berfirman kepada para malaikat ketika akan menciptakan Adam, ''Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi''. (Al-Baqarah:30). Banyak kaum muslimin yang keliru dalam memahami ayat ini, yakni sebagai wakil/pengganti Allah dalam mengurus bumi. Makna khalifah yang benar adalah kaum yang akan menggantikan satu sama lain, kurun demi kurun, dan generasi demi generasi, demikian penjelasan dalam ringkasan Tafsir Ibnu Katsier

''Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ''Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.'' Mereka berkata: ''Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?''. Tuhan berfirman: ''Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui''(Al-Baqarah:30)

AWAS KYAI PALSU BENTUKAN AMERIKA



Pengantar:Pagi ini, pada harian REPUBLIKA edisi Jum’at 01 Juli 2011, khususnya di rubrik Suarapublika ada sebuah surat pembaca yang ditulis oleh Hari Tanjung (Tanjung Barat, Jakarta Selatan). Intinya, penulis surat pembaca memohon penjelasan Kyai Haji Imam Ghazali tentang pernyataannya di hadapan pejabat Australia.

Sebagaimana diberitakan media massa, pada 3 Juni 2011, Diplomat dari Kementerian Luar Negeri Australia Greg Ralph mengunjungi Pesantren Mahasiswa An-Nur, Wonocolo, Surabaya, Jawa Timur pimpinan Kyai Haji Imam Ghazali Said. Pada kesempatan itu, Kyai Haji Imam Ghazali Said mengatakan bahwa pondok pesantren yang berafiliasi kepada pesantren Ngruki atau berafiliasi kepada Wahabi di Arab Saudi telah mencetak kader yang radikal. Sedangkan ponpes An-Nur yang dipimpinannya, tidak seperti itu.
Kyai Haji Imam Ghazali Said selain menjabat sebagai Wakil Rais Syuriah PC NU Surabaya dan dosen IAIN Sunan Ampel Surabaya, juga anggota jaringan The Wahid Institute. Ia pendukung Ahmadiyah. Lelaki kelahiran Sampang (Madura), pada 12 Februari 1960 ini pernah mengatakan: “…Ahmadiyah itu kawan saya, ikhwanuna fiddiin…” (Wahid Institute Networks, Senin, 26 Mei 2008 11:19)
Hari Tanjung dari Tanjung Barat juga mempertanyakan sikap Kyai Haji Imam Ghazali Said: “… apakah pantas seornag Muslim menuduh saudaranya di hadapan non-Muslim dengan tuduhan seperti itu, meski dalam rangka membela ponpes yang diipimpinnya?”
Surat pembaca tersebut telah mengingatkan kami akan sebuah tulisan berjudul AWAS KYAI PALSU BENTUKAN AMERIKA sebagaimana pernah dipublikasikan Tabloid SAPUJAGAT Nomor 17 Tahun IV, 10-25 Januari 2004, hal. 5. Selengkapnya kami turunkan di blog ini.

15/04/12

7 Orang Yang Akan Mendapat Naungan Allah Subhanahu Wata'ala di Hari Kiamat

Berkata Abu Hurairah r.a : bahwa Nabi saw telah bersabda:"Ada tujuh kelompok yang akan mendapat perlindungan Allah pada hari yang tiada perlindungan kecuali perlindungan-Nya.Mereka adalah pemimpin yang adil, anak muda yang senantiasa beribadah kepada Allah Azza wa Jalla,seseorang yang hatinya senantiasa dipertautkan dengan mesjid,dua orang yang saling mencintai karena Allah,yakni keduanya berkumpul dan berpisah karena Allah,seorang laki-laki yang ketika dirayu oleh seorang wanita bangsawan lagi rupawan lalu ia menjawab: "Sungguh aku takut kepada Allah",seseorang yang mengeluarkan shadaqah lantas di-sembunyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diperbuat tangan kanannya,dan seseorang yang berzikir kepada Allah di tempat yang sunyi kemudian ia mencucurkan air mata". (H.R.Bukhary – Muslim)

Asy-Syafi’iy Bertabarruk dengan Kubur Abu Hanifah

Al-Khathiib Al-Baghdadiy rahimahulah meriwayatkan :

أخبرنا القاضي أبو عبد الله الحسين بن علي بن محمد الصيمري قال أنبأنا عمر بن إبراهيم المقرئ قال نبأنا مكرم بن أحمد قال نبأنا عمر بن إسحاق بن إبراهيم قال نبأنا علي بن ميمون قال سمعت الشافعي يقول اني لأتبرك بأبي حنيفة وأجيء إلى قبره في كل يوم يعني زائرا فإذا عرضت لي حاجة صليت ركعتين وجئت إلى قبره وسألت الله تعالى الحاجة عنده فما تبعد عني حتى تقضى

Telah mengkhabarkan kepada kami Al-Qaadliy Abu ‘Abdillah Al-Husain bin ‘Aliy bin Muhammad Ash-Shiimariy, ia berkata : Telah memberitakan kepada kamu ‘Umar bin Ibraahiim Al-Muqri’, ia berkata : Telah memberitakan kepada kami Mukarram bin Ahmad, ia berkata : Telah memberitakan kepada kami ‘Umar bin Ishaaq bin Ibraahiim, ia berkata : Telah memberitakan kepada kami ‘Aliy bin Maimuun, ia berkata : Aku mendengar Asy-Syaafi’iy berkata : “Sesungguhnya aku akan ber-tabarruk dengan Abu Haniifah. Aku akan datang ke kuburnya setiap hari – yaitu untuk berziarah - . Apabila aku mempunyai satu hajat, aku pun shalat dua raka’at lalu datang ke kuburnya untuk berdoa kepada Allah ta’ala tentang hajat tersebut di sisinya. Maka tidak lama setelah itu, hajatku pun terpenuhi” [Taariikh Baghdaad 1/123].

Kisah ini seringkali dibawakan untuk melegalkan amalan tabarruk kepada orang yang telah meninggal. Namun kisah ini tidak shahih. Asy-Syaikh Al-Albaniy rahimahullah berkata :

14/04/12

Wanita Lebih Diuntungkan Ketika Khamar Diharamkan



  • Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Aku pernah menyuguhi Abu Ubaidah, Abu Thalhah, dan Ubay bin Ka’ab dengan tuak dan kurma. Kemudian ada orang yang datang dan mengatakan, “Sesungguhnya khamar telah diharamkan.” Lalu Abu Thalhah berkata, “Berdirilah hai Anas, lalu tumpah¬kanlah (khamr) itu.” Maka aku pun menumpahkannya. (HR. Bukhari)
  • Dari Aisyah, Ummul Mukminin radhiyallahu ‘anha, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang tuak madu, lalu beliau bersabda, “Setiap minuman yang memabukkan adalah haram.” (HR. Bukhari)

Belas Kasih Sejati Kepada Wanita



Dari Urwah bin Zubair diceritakan bahwa ada seorang wanita mencuri pada zaman Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalaam di dalam Perang Fatah (Penaklukan Kota Makkah). Lalu kaum (keluarga) wanita tersebut mengadu kepada Usamah bin Zaid seraya memohon syafa’at (pertolongan) kepadanya. Kemudian, lanjur Urwah, ketika Usamah membicarakan dengan Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalaam, maka wajah beliaupun berubah. Lalu beliau Shalallahu ‘alaihi wassalaam bertanya, “Apakah engkau berbicara denganku mengenai (dispensasi) dalam hal had (sanksi hukum) yang telah ditetapkan oleh Allah?” Usamahpun berkata, “Mohonkanlah ampunan untukku, Ya Rasulullah”. Kemudian petang harinya Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalaam berdiri seraya berkhutbah. Beliau memuji Allah dengan sifat-sifat yang layak bagi-Nya. Lalu beliau bersabda, “Amma ba’du, sesungguhnya yang membinasakan orang-orang sebelum kalian tidak lain adalah karena mereka dahulu apabila orang terhormat di antara mereka mencuri, maka mereka membiarkannya. Namun apabila orang yang lemah di antara mereka mencuri, amka mereka melakukan had (sanksi hukum) terhadapnya. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, andaikata Fatimah Binti Muhammad mencuri, niscaya aku akan memotong tangannya.” Kemudian Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalaam memerintahkan agar wanita itu dipotong tangannya. Setelah itu wanita tersebut bertaubat dengan baik dan menikah. Aisyah Radhiyallahu’anha mengatakan, “setelah itu wanita tersebut datang kepadaku, lalu akupun melaporkan keperluannya kepada Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalaam” (HR. Bukhari)

Khutbah Jum’at: Makna Islam



اَلْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ واَلصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ اَلْمَبْعُوْثِ رَحْمَةً لِلْعَالَمِيْنَ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ اهْتَدَى بِهُدَاهُ وَعَمِلَ بِسُنَّتِهِ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. أًمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ.
Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya berwasiat kepada diri saya sendiri dan kepada saudara-saudara sekalian, marilah kita tingkatkan Islam, iman dan taqwa kita kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala karena hanya dengan Islam, iman dan taqwa itulah kita akan mendapatkan kebahagiaan baik di dunia terlebih lagi Insya Allah Subhanahu wa Ta’ala di akhirat.
Untuk itu  pada khutbah kali ini mengambil sebuah judul “MAKNA ISLAM”
As-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dalam kitab “Ushul Tsalatsah”, berkata:
اْلإِسْلاَمُ هُوَ اْلاِسْتِسْلاَمُ لِلَّهِ بِالَّتْوِحْيِد وَاْلاِنْقِيَادُ لَهُ بِالطَّاعَةِ وَاْلاِبْتِعَادُ عَنِ الشِّرْكِ.
“Islam itu ialah berserah diri kepada Allah dengan meMaha EsakanNya dalam beribadah dan tunduk dengan melakukan ketaatan dan menjauhkan diri dari syirik.”
Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surat Al-Baqarah ayat 112:
“(Tidak demikian), bahkan barangsiapa yang menyerahkan diri kepada Allah sedang ia berbuat kebajikan,maka baginya pahala pada sisi TuhanNya dan tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”
Adapun sendi-sendi Islam itu ada lima sebagaimana yang telah disabdakan Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim.

24 Kelemahan Buku Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi



Berikut adalah artikel yang telah ditranslasikan dari rekaman ceramah bedah buku yang berjudul “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi, Mereka Membunuh Semuanya Termasuk Para Ulama” yang pernah disampaikan oleh Ustadz Ridwan Hamidi, Lc. MA pada kajian sabtu malam di Masjid Darul Ulum SMA 11 Yogyakarta. Sebelum menyampaikan bedah buku ini, Ustadz Ridwan Hamidi, Lc. MA juga telah diminta untuk membedah buku yang sama di Jakarta. Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementrian Agama Bidang Litbang. Pada acara tersebut dihadiri oleh tiga orang pembicara diantaranya, Ustadz Ridwan Hamidi, Lc. M.A, DR. Harpandi selaku Rektor Universitas Al-Aqidah Jakarta, Abdul Moqsith Ghazali dari Jaringan Islam Liberal.
Buku ini diberi pengantar oleh Prof. DR. KH Said Aqil Siradj, MA yang merupakan ketua umum PBNU. Dalam pengantarnya disampaikan bahwa buku ini adalah sebuah sebuah buku yang secara ilmiah menguak kebenaran ramalan Rasululloh Shalallahu Alaihi wa Salam melalui sabdanya, akan lahir dari keturunan orang ini suatu kaum yang membaca Al-Qur’an tapi tidak sampai melewati batas tenggorokan, mereka keluar dari agama seperti anak panah tembus keluar dari badan binatang buruan, mereka memerangi orang Islam namun membiarkan para penyembah berhala.
Hal yang membuat buku ini semakin tersebar juga karena adanya testimoni dari beberapa tokoh diantaranya Arifin Ilham yang telah menyampaikan bahwa rumah-rumah setiap muslim perlu dihiasi dengan buku penting seperti ini agar anak-anak mereka juga turut membacanya untuk membentengi mereka dengan pemahaman yang lurus, Islam adalah agama yang lembut, santun dan penuh kasih sayang.
Kemudian testimoni lain juga hadir dari Ketua MUI Ma’ruf Amin yang menyampaikan bahwa buku ini l

Distorsi Pendapat Ibnu Taimiyah tentang Maulid Nabi

Ada orang yang menyangka bahwa Ibnu Taimiyah membolehkan Maulid lewat nukilan dari tulisan beliau pada Kitab Iqtidha Sirothol Mustaqim.
Saya ajak ikhwan semua untuk meneliti apakah yang dikatakan oleh yang bersangkutan memang benar atau hanya sebuah pengelabuan.
Kitab yang digunakan sebagai sandaran dalam hal ini adalah kitab Iqtidlaa’ Shiraathil-Mustaqiim karya Ibnu Taimiyah terbitan Darl fikr libanon.
Adapun terbitan yang saya gunakan sebagai pembanding adalah terbitan Maktabah Ar-Rusyd – Riyadl (terdiri dari dua jilid), tahqiq : Prof. Dr. Naashir bin ‘Abdil-Karim Al-‘Aql hafidhahullah.

Perlu diketahui bahwa pembahasan ini secara khusus untuk mengungkapkan pendapat Ibnu Taimiyah yang sebenarnya tentang Maulid, bukan bid’ah tidaknya Maulid.

Silahkan mendownload kitab Iqtidlaa’ Shiraathil-Mustaqiim agar tidak ada keraguan dan kecurangan dalam Pembahasan ini

Kalimat yang dinukil sebagai alasan bahwa Ibnu Taimiyah membolehkan Maulid adalah sebagai berikut :

فتعظيم المولد ، واتخاذه موسمًا ، قد يفعله بعض الناس ، ويكون له فيه أجر عظيم لحسن قصده ، وتعظيمه لرسول الله صلى الله عليه وسلم

“Adapun mengagungkan maulid dan menjadikannya acara rutin, segolongan orang terkadang melakukannya. Dan mereka mendapatkan pahala yang besar karena tujuan baik dan pengagungannya kepada Rasulullah SAW..”.

Mereka mengatakan ini terdapat didalam Kitab Iqtidha sirathal Mustaqim cet. Darul Fikr Lebanon th.1421 H hal 269.

13/04/12

Perjalanan Hidup SA’D BIN MU’ADZ r.a




Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam kepada Rasulullah SAW, dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Wa Ba’du:
Ini adalah sebuah catatan ringkas dari riwayat hidup seorang tokoh terkamuka umat ini, siroh seorang pahlawan dan kesatria. Dia adalah salah seorang tokoh sahabat yang mulia dari shahabat Nabi. Kita akan memetik pelajaran berharga dan harum dari perjalanan hidupnya.
Shahabat Rasulullah SAW ini adalah seorang pahlawan dalam perang Badr, Uhud dan Khandak. Dia termasuk seorang yang tidak menghiraukan celaan orang yang mencela pada saat dia berda’wah di jalan Allah, Nabi Muhammad SAW memberitahukan bahwa dia termasuk seorang penghuni surga. ‘Arasy Allah yang Maha Rahman bergetar karena kematiannya. Dia masuk Islam di Madinah di tangan Mush’ab bin Umair RA.
Ibnu Hajar berkata: Dia adalah orang yang paling banyak berkahnya di dalam Islam dan dia memiliki keutamaan yang luar biasa. Imam Al-Zahabai menuliskan riwayat hidup beliau: Pemimpin besar, Al-Syahid Abu Anru Sa’d bin Mu’adz bin Al-Nu’man Al-Anshori Al-Ausi al-Asyhali. Dia seorang lelaki dengan kulit putih, bertubuh tinggi, gagah, berwajah rupawan dan berjenggot indah:1Aisyah berkata: Di Bani asyhal terdapat tiga orang yang tidak ada seorangpun yang lebih baik dari mereka, yaitu Sa’d bin Mu’adz, Ubaid bin Huadhair dan Abbad bin Bisyr.2

Hal-Hal Yang Harus di Ketahui Oleh Setiap Muslimah



11/04/12

Syi’ah bercerita tentang keyakinan mereka mengenai Ahlul Bait (keluarga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam).




Ahlul bait adalah: keluarga Ali, ‘Aqil, Ja’far dan Abbas. Tidak diragukan lagi (menurut Ahlus Sunnah) bahwa istri-istri nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam termasuk ahlul bait karena Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:
يَا نِسَاءَ النَّبِيِّ لَسْتُنَّ كَأَحَدٍ مِنَ النِّسَاءِ إِنِ اتَّقَيْتُنَّ فَلا تَخْضَعْنَ بِالْقَوْلِ فَيَطْمَعَ الَّذِي فِي قَلْبِهِ مَرَضٌ وَقُلْنَ قَوْلاً مَعْرُوفاً. وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى وَأَقِمْنَ الصَّلاةَ وَآتِينَ الزَّكَاةَ وَأَطِعْنَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ إِنَّمَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيراً
“Hai istri-istri Nabi, kamu sekalian tidaklah seperti wanita yang lain, jika kamu bertakwa. Maka janganlah kalian tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik, dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu dan dirikanlah sholat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, (hai) ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.” (QS. Al Ahzab: 32-33)
Ayat ini merupakan dalil yang sangat jelas bahwa istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam termasuk ahlul bait (keluarga) nya.
Ahlusunnah mencintai dan mengasihi ahlul bait, mencintai dan mengasihi para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Akan tetapi mereka (Ahlusunnah) juga meyakini bahwa tidak ada yang ma’shum melainkan hanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antara keyakinan mereka juga: wahyu telah terputus dengan wafatnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tidak ada yang

10/04/12

10 Tips Meningkatkan rasa Percaya Diri


Percaya Diri memberikan kita kebebasan untuk melakukan kesalahan dan mengatasi dengan kegagalan tanpa membuat diri kita tidak berharga. Jika kita memiliki rasa percaya diri, secara tidak langsung dapat meningkatkan rasa percaya diri orang lain juga.

Selain itu, kebanyakan orang segan untuk mengembalikan sesuatu hal yang dilemparkan oleh seseorang yang gugup, meraba-raba dan terlalu menyesali yang telah diperbuat. Di lain pihak, anda mungkin dengan cepat terpengaruhi oleh seseorang yang berbicara dengan jelas, yang lebih mengutamakan pikiran yang jernih, yang menjawab pertanyaan dengan pasti, dan selalu siap dan tidak malu mengakui jika dia tidak mengetahui tentang suatu hal.

jadi berapa tingkat Kepercayaan Diri anda jika bisa dinilai dengan skala 1-10? Apakah Anda termasuk memiliki kepercayaan Diri yang rendah? ada berita bagus untuk anda, ternyata rasa Percaya Diri dapat ditelaah dan dibangun.

Mari kita mulai proses membangun rasa Percaya Diri. Mohon diingat tidak ada solusi instant untuk itu. Namun seperti kata pepatah; "Practice make a man perfect." Jadi yang harus Anda lakukan adalah mencoba dan mengimplementasikan tips berikut dalam kehidupan sehari-hari.

1. Kenali rasa ketidaknyamanan Anda


Kita semua memiliki rasa ketidaknyamanan. Bisa muncul karena jerawat di muka anda, selalu menyesali, tidak nyaman pada teman-teman anda. Memberikan nama pada sesuatu hal yang dapat membuat anda merasa tidak

Memahami Kata “Sunnah”


Saudaraku… berapa banyak diantara kaum muslimin yang terjatuh pada kesalahan dalam ibadah karena pemahaman yang salah pada istilah syari’at yang digunakan. Semisal orang yang mencukupkan sholat dengan berdoa tanpa gerakan yang diajarkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam karena mereka memahami kata sholat secara bahasa yang berarti doa. Salah satu istilah yang juga bisa berakibat fatal dalam pelaksanaan ibadah seorang muslim adalah pemahaman mereka dengan kata “sunnah”. Sebagai contoh, ketika seseorang mengingatkan saudaranya untuk tidak isbal (isbal: menjulurkan celana sampai di bawah mata kaki) ternyata jawabannya, “Itu bukannya sunnah ya?” Padahal tidak isbal adalah termasuk sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang wajib dilaksanakan oleh setiap laki-laki.
Ketahuilah saudaraku, kaidah penting yang harus kita pahami bahwa setiap kata yang datang dari Allah dan Rasul-Nya harus kita maknai dengan makna syar’i dan bukan dengan makna bahasa.
Sunnah Secara Bahasa
Sunnah secara bahasa bermakna metode (thoriqoh), jalan (sabiil). Salah satu dalil yang menunjukkan makna ini adalah hadits dari Abu ‘Amr Jarir ibn ‘Abdillah radhiallahu ‘anhu bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

30/03/12

Tradisi Hutang dan Korupsi di Negri Indonesia


Pemerintah berencana menambah utang baru Rp 174 triliun di 2012. Hal ini mengakibatkan utang bisa bertambah hingga Rp 2.000 triliun.

Kebiasaan berutang terakumulasi sejak dahulu hingga saat ini. Total utang Indonesia jika mencapai Rp 2.000 triliun artinya setiap penduduk Indonesia akan menanggung utang lebih dari Rp 8 juta.

Penambahan utang baru di tengah memanasnya pemberitaan kasus korupsi pajak yang dilakukan Gayus Tambunan dan Dhana Widyatmika dinilai sungguh menyakitkan.

Demikian hasil riset Kebocoran Pajak dan Perangkap Utang yang dilakukan Perkumpulan Prakasa seperti dikutip detikFinance, Kamis (15/3/2012).

29/03/12

Qunut Shubuh Dalam Tinjauan Sunnah

    
Telah menjadi perkara yang diketahui bahwasanya Indonesia merupakan negeri yang subur hingga ibarat tongkat dan kayu pun bisa menjadi tanaman, nah ini merupakan perkara yang wajib kita syukuri. Namun satu hal yang mengenaskan jika bid’ah pun berkembang dengan subur di negeri ini.
Bertolak dengan keadaan seperti ini, pada kali ini kami akan manjelaskan salah satu bid’ah yang telah berkembang di Indonesia, yakni pelaksanaan qunut shubuh secara terus menerus., bahkan sebagian masyarakat menganggap jika seorang lupa melakukan qunut shubuh maka menggantinya dengan sujud sahwi pada akhir rakaat.

Padahal kebid’ahan mereka bersumber pada hadits yang dhaif, sebagaimana dijelaskan oleh Syaikh Muhammad Nashirudin Al Albani dalam Silsilah Hadits Adh Dhaifah Wa Maudhu’ah no. 1238 halaman 384.
Anas bin Malik Radhiyallahuanhu pernah berkata :
“Rasulullah Shallallahu alaihi Wasallam melakukan senantiasa qunut shubuh sampai beliau menuinggal dunia.”

25/03/12

Lemah lembut dan manahan amarah


   

Kelemahlembutan adalah akhlak mulia. Ia berada diantara dua akhlak yang rendah dan jelek, yaitu kemarahan dan kebodohan. Bila seorang hamba menghadapi masalah hidupnya degan kemarahan dan emosional, akan tertutuplah akal dan pikirannya yang akhirnya menimbulkan perkara-perkara yang tidak diridhoi Allah ta’ala dan rasul-Nya. Dan jika hamba tersebut menyelesaikan masalahnya dengan kebodohan dirinya, niscaya ia akan dihinakan manusia. Namun jika dihadapi dengan ilmu dan kelemahlembutan, ia akan mulia di sisi Allah ta’ala dan makhluk-makhluknya. Orang yang memiliki akhlak lemah lembut, insya Allah akan dapat menyelesaikan problema hidupnya tanpa harus merugikan orang lain dan dirinya sendiri.

Melatih diri untuk dapat memiliki akhlak mulia ini dapat dimulai dengan menahan diri ketika marah dan mempertimbangkan baik buruknya suatu perkara sebelum bertindak. Karena setiap manusia tidk pernah terpisahkan dari problema hidup, jika ia tidak membekali dirinya dengan akhlak ini, niscaya ia gagal untuk menyelesaikan problemanya.

Demikian agungnya akhlak ini sehingga rasullah memuji sahabatnya Asyaj Abdul Qais dengan sabdanya :
“Sesungguhnya pada dirimu ada dua perangai yang dicintai Allah yakni sifat lemah lembut (sabar) dan ketenangan (tidak tergesa-gesa)”. (HR. Muslim)